Aqiqah atau Aqiqah dalam istilah agama adalah
sembelihan untuk anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah
SWT dengan niat dan syarat tertentu. oleh sebagian ulama ia disebut dengan
Nasikah atau dzabihah (sembelihan)
Hukum Pelaksanaan AQIQAH
Pandangan para Fuqoha tentang hukum pelaksanaan Aqiqah, antara lain ada yang
berpendapat bahwa aqiqah hukumnya wajib, beliau antara lain :
Imam Al Hasan Al Bashri , Al Lits ibnu sa'ad, pendapat ini bersumber dari
Hadits yang diriwayatkan oleh : Muraidah dan Ishaq bin Ruhawiah :
Artinya : Sesungguhnya manusia itu pada hari kiamat akan dimintai
pertanggungjawaban atas aqiqahnya seperti halnya pertanggungjawaban atas sholat
lima waktu.
Dalam hal hukum aqiqah, para ahli fiqih hanafiyah menolak syariat
pelaksanaan aqiqah, pendapat ini muncul atas hadits yang diriwayatkan oleh abu
Rafi', bahwa rasulullah pernah mengatakan kepada puterinya (Fatimah) :
Janganlah engkau mengaqiqahi anakmu tetapi cukurlah rambutnya". Yang
kemudian dijawab oleh kebanyakan ahli fiqih bahwa hal ini tidak menunjukan
makruhnya aqiqah tetapi karena rasulullah tidak suka membebani fatimah ra. Dan
Rasulullah telah mengaqiqahi anak fatimah (sebagaimana hadits sebelumnya
tentang AQIQAH Al Hasan & Al Husain ).
Daging Aqiqah lebih baik mentah atau Dimasak ?
Dianjurkan agar dagingnya diberikan dalam kondisi sudah masak. Hadist Aisyah
ra, "sunnahnya dua ekor kambing untuk anaklaki-laki dan satu ekor kambing
untuk anak perempuan. ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh
keluarganya) dan disedekahkan pada hari ketujuh " (HR al Bayhaqi)
Daging aqiqah diberikan kepada tetangga dan fakir miskin juga bisa diberikan
kepada orang non muslim. Apalagi jika hal itu dimaksudkan untuk menarik
simpatinya dan dalam rangka dakwah.
Bagaimana Pembagian Daging Aqiqah ?
Ibnu Qudamah mengatakan Cara pengelolaannya dengan dimakan, diberikan atau
disedekahkan. – Pendapat Imam Syafi’i
Siapa yang berhak makan daging aqiqah ?
Adapun dagingnya maka orang tua anak bisa memakannya, menghadiahkan sebagian
dagingnya dan mensedekahkan sebagian lagi atau mensedekahkan semuanya.
Syaikh Abdul aziz bin Abdullah bin Baz berkata : Dan engkau bebas memilih
antara mensedekahkan seluruhnya atau sebagiannya dan memasaknya kemudian
mengundang orang yang engkau lihat pantas diundang dari kalangan kerabat,
tetangga, teman-teman seiman dan sebagian orang Faqir untuk menyantapnya.
Informasi dan Pemesan Hubungi :
081 231 6666 04
081 231 6666 05
Pusat Layanan :
Jl. Raya Kebonsari No. 8 Surabaya
Dapatkan PROMO* hadiah manfaat dan menarik, KHUSUS untuk Aqiqoh KAMBING JANTAN :
- Gratis masakan kikil cecek kambing senilai 100rb.
- atau Satu buah tas cantik.
Periode pemesanan tgl 10 April - 10 Mei 2017



